Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Juru Kunci Candi Sumberawan Tunjukan Keris Pusaka Luhur kepada Pecinta Pusaka  dan Spiritualis

1394
×

Juru Kunci Candi Sumberawan Tunjukan Keris Pusaka Luhur kepada Pecinta Pusaka  dan Spiritualis

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

POJOKJATIM.COM | MALANG – Juru kunci Candi Sumberawan, Singosari, Malang,  menampilkan keris pusaka luhur miliknya kepada dua tokoh yang dikenal di dunia benda pusaka dan spiritual.

 Singosari, Rabu (11 Juni 2025)  Viki

Example 300x600

 Wijaya, seorang pecinta pusaka terkemuka, dan Lenggowaseso  seorang spiritualis yang disegani, berkesempatan melihat langsung dan mengamati keindahan serta nilai historis keris tersebut.

Momen ini menjadi sorotan karena menunjukkan kekayaan budaya dan tradisi yang terus dilestarikan oleh para penjaga situs bersejarah seperti Candi Sumberawan. Keris pusaka, yang seringkali dianggap memiliki kekuatan spiritual dan nilai sejarah yang tinggi, dipercaya diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan leluhur.

Kehadiran Viki Wijaya dan Lenggowaseso  dalam acara ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara para pelestari budaya dan individu yang memiliki pemahaman mendalam tentang nilai-nilai spiritual serta sejarah benda pusaka.

“Ini pusaka peninggalan kakek buyut saya  yg sudah terawat empat  generasi mas”, ujar Dika kepada awak media.

“Kakek buyut saya  mendapat pusaka dari hasil tirakat di candi sumberawan dan beliau juga sebagai juru kunci yg ikut melakukan pemugaran candi pada tahun 1911”, imbuh dika.

Dika juga  menjelaskan kalau pusaka ini dulu  sering dipinjam pejabat pejabat  yang mau mencalonkan diri sebagai pemimpin wilayah maupun pemimpin politisi, bahkan sampai sekarang  situs ini jg masih aktif dikunjungi beberapa politisi negara dan mantan presiden RI.

Sementara Viki wijaya sebagai pecinta pusaka mengatakan ini pusaka era kerajaan singosari yg sangat luar biasa langka.

“Pusaka ini berdapur naga raja dan dwi pamor, pamor kupu tarung dan lar gangsir yg sangat terawat dan langka dijumpai”, ungkap Viki.

senada dengan Viki, Lenggowaseso sebagai ahli spiritual mengatakan pusaka ini beraura kewibawaan yang besar dan dulunya pernah digunakan raja dan pejabat kerajaan terdahulu untuk mendapat kemenangan politik ataupun pertarungan kekuasaan.

“Pusaka ini berkhodam naga penguasa wilayah dari laut selatan”, tutur Waseso saat di lihat dari segi mistisnya. (Red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *